PENGERTIAN LATEX

LATEX (LaTeX) adalah bahasa markup atau sistem persiapan pembuata dokumen untuk pengetikan sistem TeX, yang dinamakan berdasarkan gaya penulisannya sebagai LaTeX. Nama LaTeX itu sendiri hanya mengacu pada bahasa penulisan yang digunakan pada sebuah dokumen, bukan pada editor yang digunakan untuk menulis dokumen tersebut. Untuk membuat dokumen dalam format LaTeX, sebuah file berformat .tex harus dibuat menggunakan semacam text editor. Walaupun, banyak text editor yang dapat digunakan untuk membuat dokumen LaTeX, beberapa text editor sengaja dibuat khusus untuk menggunakan bahasa LaTex.

LaTeX sangat banyak digunakan di Institusi-Institusi pendidikan. Sebagai contoh, digunakan untuk menerjemahkan DocBook dan berbagai macam file berekstensi XML ke dalam format PDF, LaTeX digunakan karena kualitasnya yang tinggi dalam typesetting yang dapat dicapai oleh TeX. Sistem typesetting LaTeX menawarkan Desktop Publishing yang Programmable atau dapat di tulis ulang dan fasilitas extensive untuk otomatisasi aspek-aspek dalam typesetting dan desktop publishing, termasuk pemberian nomor, dan referensi silang, tabel dan bingkai, tata letak halaman, dan bibliographies.

LaTeX pertama kali ditlis pada awal tahun 1980 oleh Leslie Lamport di SRI International. Sampai akhirnya, LaTeX menjadi metode yang sangat penting dalam menggunakan sistem TeX. Versi teranyar adalah LaTeX2e. LaTeX didistribusikan dibawah LaTeX Project Public License (LPPL), LaTeX adalah perangkat lunak yang gratis (Free Software).

LaTeX (diucapkan baik “Lah-tech” atau “Lay-tech”) adalah paket makro berdasarkan TeX diciptakan oleh Leslie Lamport . Tujuannya adalah untuk menyederhanakan typesetting TeX, terutama untuk dokumen yang berisi rumus-rumus matematika. Kemudian penulis yang telah berkontribusi ekstensi, disebut paket atau gaya, untuk LaTeX. Beberapa yang digabungkan dengan sebagian TeX / LaTeX distribusi perangkat lunak; lebih lanjut dapat ditemukan di Arsip TeX Komprehensif Jaringan . Sejak LaTeX terdiri dari sekelompok Tex perintah, pengolahan dokumen LaTeX pada dasarnya pemrograman. Anda membuat file teks dalam LaTeX markup, yang berbunyi LaTeX untuk menghasilkan dokumen final. Pendekatan ini memiliki beberapa kelemahan dibandingkan dengan WYSIWYG  (Apa yang Anda Lihat adalah Apa yang Anda Dapatkan) program seperti Openoffice.org Penulis atau Ms.Word .

Dalam LaTeX:

  • Anda tidak (biasanya) melihat versi terakhir dari dokumen ketika menyuntingnya.
  • Biasanya Anda perlu tahu perintah yang diperlukan untuk LaTeX markup.
  • Kadang-kadang bisa sulit untuk mendapatkan tampilan tertentu untuk dokumen.

Di sisi lain, ada keuntungan tertentu untuk pendekatan LaTeX:

  • Dokumen sumber dapat dibaca dengan editor teks apapun dan dipahami, tidak seperti biner kompleks dan XML format yang digunakan dengan program WYSIWYG.
  • Anda dapat berkonsentrasi murni pada struktur dan isi dokumen, tidak terjebak dengan masalah tata letak dangkal.
  • Anda tidak perlu secara manual menyesuaikan font, ukuran teks, ketinggian garis, atau aliran teks untuk dibaca, seperti LaTeX mengurus secara otomatis.
  • Dalam struktur dokumen LaTeX dapat dilihat oleh pengguna, dan dapat dengan mudah disalin ke dokumen lain. Dalam aplikasi WYSIWYG seringkali tidak jelas bagaimana format tertentu diproduksi, dan mungkin akan mustahil untuk menyalin secara langsung untuk digunakan dalam dokumen lain.
  • Tata letak, font, tabel dan sebagainya konsisten di seluruh dokumen.
  • Rumus matematika dapat dengan mudah mengeset.
  • Indeks, catatan kaki, kutipan dan referensi yang dihasilkan dengan mudah.
  • Karena sumber dokumen teks biasa, tabel, gambar, persamaan, dll dapat dihasilkan pemrograman dengan bahasa apapun.
  • Anda dipaksa untuk struktur dokumen Anda dengan benar.

Pendekatan LaTeX-seperti bisa disebut WYSIWYM , yaitu Apa yang Anda Lihat adalah Apa yang Anda maksud: Anda tidak dapat melihat apa versi final akan terlihat seperti saat mengetik. Sebaliknya Anda melihat struktur logis dari dokumen. LaTeX menangani format untuk Anda.

Dokumen LaTeX adalah file teks biasa yang berisi isi dari dokumen, dengan markup tambahan. Ketika file sumber diproses oleh paket makro, dapat menghasilkan dokumen dalam beberapa format. LaTeX mendukung secara native DVI  dan PDF, tetapi dengan menggunakan perangkat lunak lain Anda dapat dengan mudah membuat PostScript, PNG, JPEG, dll

Jika kita membuat dokumen pada komputer, langkah-langkah di bawah inilah yang biasa dilakukan:

  1. Tulisan diketikkan melalui keyboard.
  2. Tulisan kita diformat ke dalam baris, paragraf, dan halaman.
  3. Tulisan kita tampil di layar komputer.
  4. Tulisan yang sudah jadi dapat dicetak.

Dalam sebagian besar aplikasi pengolah kata, semua langkah ini telah terintegrasi dalam satu paket aplikasi. Gampangannya, kita sudah tidak perlu pusing untuk mengedit dokumen kita. Namun tidak demikian dengan program typesetting. Program typesetting seperti TeX hanyalah terfokus pada langkah kedua. Jadi, untuk melakukan pengaturan dokumen menggunakan TeX, kita tidak hanya mengetikkan isi dokumen kemudian klik, klik, klik, dan selesai (seperti misalnya pada Microsoft Word). Pada TeX, selain mengetikkan isi dokumen, kita juga perlu mengetikkan command yang dibutuhkan untuk memformat teks, kemudian meng-compile-nya. Setelah di-compile, barulah dokumen dapat kita lihat melalui previewer, atau langsung dicetak dengan menggunakan printer.

TeX juga dapat dikategorikan sebagai sebuah bahasa pemrograman. Dengan mempelajari bahasa ini, orang dapat menuliskan kode untuk berbagai fitur tambahan yang dapat digunakan untuk “mempercantik” dokumen. LaTeX sendiri adalah sekumpulan fitur tambahan yang ada pada TeX. Salah satu kelebihan dari TeX adalah fitur-fiturnya yang dapat terus bertambah dengan semakin banyaknya orang yang menuliskan paket-paket tambahan.

.

Berikut ini contoh sangat sederhana tentang penggunaan LaTeX.

\documentclass{article}
\begin{document}
Bismillaahirrohmaanirrohiim. Ini adalah tulisan pertama saya dengan menggunakan \LaTeX. \emph{Uyeee}.
\end{document}

Setelah di-compile, contoh hasilnya dapat dilihat pada file: test.pdf

Sekian dulu tulisan kali ini, karena saat ini belajar saya masih pada tahap amat sangat awal. Insya Allah nanti saya akan membahas lagi tentang LaTeX pada tulisan yang lain.😀

Catatan:

  • Saya menggunakan sistem operasi Windows Vista.
  • Saya menginstal MiKTeX, dengan TexMakerX sebagai editor teksnya.
  • Contoh penggunaan LaTeX di atas saya simpan dengan nama test.tex.
  • Untuk meng-compile, saya menggunakan command prompt. Format command-nya sendiri adalah:

latex namafile

Jika file terletak di lain working directory, ketikkan path-nya dulu sebelum nama file-nya. Contoh, nama file saya adalah test.tex, dan saya simpan pada direktori latex di drive D. Jika working directory saya adalah D:\ , maka saya harus menuliskan:

latex D:\latex\test

Namun jika working directory saya adalah D:\latex, saya cukup menuliskan:

latex test

Jika berhasil di-compile, kita dapat melihat hasilnya dengan membuka file dengan ekstensi .dvi pada direktori yang sama dengan file .tex. Jadi, karena nama file saya adalah test.tex, maka setelah di-compile akan ada file test.dvi.

  • Untuk membuat file pdf, saya mengaktifkan proses pdflatex melalui TexMakerX (Tools–>PDFLaTeX), kemudian baru di-compile. Dengan demikian, file yang dihasilkan tidak hanya test.dvi, tapi juga ada test.pdf.

Sumber            :          

http://id.wikibooks.org/wiki/Panduan_LaTeX/Pengenalan

http://ratratr.wordpress.com/2011/11/20/belajar-latex/