SUBJECT      :           DENNY MUHAROM ARIAWAN_55409459_3IA03_DPG3

CONTENT    :

TUGAS KETIGA TENTANG DESAIN PERMODELAN GRAFIK

Contoh kasus penggunaan bitmap dan vektor !

Contoh kasus yang pertama  berhubungan dengan fotografi.  Karena setiap kali kita mengambil gambar dari “dunia nyata”, yang kita dapat adalah rangkaian dari kotak-kotak berwarna yang disebut pixel. apabila kita ingin mengedit  foto tersebut, untuk mendapatkan hasil yang maksimal sebaiknya yang kita gunakan adalah grafik bitmap, karena grafik bitmap sangat efektif digunakan untuk editing, manipulasi foto atau images yang memiliki banyak tones warna, kita bisa merubahnya hingga ukuran pixel terkecil sekalipun, image direpresentasikan sebagai grid / pixel-pixel kecil. Tiap-tiap pixel mewakili 1 warna tertentu.

Fungsi dari Bitmap oleh kalangan seniman dan desainer sering dipakai dalam memanipulasi photo.

Berikut dibawah adalah contoh gambar bitmap sebelum dan sesudah di edit.


Suatu foto atau gambar bisa direpresentasikan dengan format bitmap dalam ribuan titik warna-warni yang membentuk suatu pola. Pada file bitmap dikenal dua istilah penting, yaitu :

1. Resolusi atau jumlah titik persatuan luas, yang akan mempengaruhi ketajaman dan detil file bitmap. Biasanya dinyatakan dalam satuan dpi (dot per inch).

2. Intensitas atau kedalaman warna, yang akan menentukan kualitas warna gambar secara keseluruhan. Biasanya dikenal istilah 256 warna, high color, true color, gradasi abu-abu (grayscale), serta hitam-putih (black & white).

Contoh kasus yang kedua adalah apabila kita ingin membuat sebuah logo, animasi, ilustrasi, kartun, clipart, Banner dsb  grafik yang sebaiknya  kita gunakan adalah grafik vektor,  karena grafik vektor  ini akan sangat efektif digunakan untuk memperkecil-memperbesar suatu objek dan pengaruh perbesaran tidak pecah, blur atau rusak, missal logo . Nilainya akan tetap konstan baik di name cards hingga billboard sekalipun. Selain itu Vector graphic tidak tergantung bentuknya, tidak seperti bitmap yang selalu berbentuk kotak (rectangular shape).

Fungsi dari Vektor oleh kalangan seniman dan desainer sering dipakai dalam membuat logo, animasi, ilustrasi, kartun, clipart, Banner dsb.

Berikut dibawah adalah contoh gambar vektor sebelum dan sesudah di edit.

                       Kelebihan dan Kekurangan Grafis Vektor dan Bitmap

Kelebihan Grafis Vektor
• Ruang penyimpanan untuk objek gambar lebih efisien
• Objek gambar vektor dapat diubah ukuran dan bentuknya tanpa menurunkan mutu tampilannya
• Dapat dicetak pada resolusi tertingi printer Anda
• Menggambar dan menyunting bentuk vektor relatif lebih mudah dan menyenangkan

Kekurangan Grafis Vektor
• Tidak dapat menghasilkan objek gambar vektor yang prima ketika melakukan konversi objek gambar tersebut dari format bitmap

Kelebihan Grafis Bitmap
• Dapat ditambahkan efek khusus tertentu sehingga dapat membuat objek tampil sesuai keinginan.
• Dapat menghasilkan objek gambar bitmap darionjek gambar vektor dengan cara mudah dan cepat, mutu hasilnya pun dapat ditentukan

Kelemahan Grafis Bitmap
• Objek gambar tersebut memiliki permasalahan ketika diubah ukurannya, khususnya ketika objek gambar diperbesar.
• Efek yang diidapat dari objek berbasis bitmap yakni akan terlihat pecah atau berkurang detailnya saat dicetak pada resolusi yang lebih rendah

SUMBER                   : www.wikkipedia.com

www.google.com